Kamis, 08 Desember 2011
^_^
Vera sedang sekarat menunggu
ajalnya datang. Ia dipangku oleh
suaminya
Budi yang berlinang air mata,
kemudian Si Vera berbisik..
... dengan suara yang
lemah, "Mas Budiku sayang.."
Dipotong oleh Budi,"Ssshttt...
udah Ver,
jangan terlalu banyak bicara."
"....Masss," sambung Vera dengan
nada kesakitan memaksa untuk
bicara.
"...Aku mau bicara Mas... aku
ingin memberi pengakuan.."
Sambil menghapus air mata
istrinya si Budi berkata, "Nggak
ada yang harus
kamu beri pengakuan...sudahlah
istirahat."
"Nggak...nggak...nggak...
pokoknya Vera harus ngomong
sama Mas sekarang
biar Vera tenang nanti.... Mas aku
tuh pernah tidur sama adikmu,
sahabatmu,
dan juga ayahmu ..hhhgggh...,"
ucap Vera dengan nada lemas.
Terus si Budi bilang, "Udah Ver..
jangan paksa berbicara terus,...
aku sudah tahu semuanya itu...
Memang kamu pikir aku
ngeracunin
kamu karena apa..?"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar